Jadwal Dauroh 16-18 Agustus

Sabtu, 16 Agustus 2008:

09.00 - 11.30 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
13.15 - 15.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
15.30 - 17.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
18.00 - 18.45 WIB : Bahjatu Qulubil Abror
19.15 - 21.00 WIB : Bahjatu Qulubil Abror

Ahad, 17 Agustus 2008:

09.00 - 11.30 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
13.15 - 15.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
15.30 - 17.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
18.00 - 18.45 WIB : Bahjatu Qulubil Abror
19.15 - 21.00 WIB : Bahjatu Qulubil Abror

Senin, 18 Agustus 2008:

09.00 - 11.30 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
13.15 - 15.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
15.30 - 17.00 WIB : Fiqh Puasa (Shohih Bukhori)
18.00 - 18.45 WIB : Bahjatu Qulubil Abror
19.15 - 21.00 WIB : Bahjatu Qulubil Abror

NB : materi dauroh kali ini akan lebih banyak membahas tentang fiqh puasa adapun materi yang laen seperti Kitab Al I’tishom,Asy Syariah,Bulugul Maram insyaallah akan dibahas pada dauroh yang akan datang

InsyaAllah Dauroh 15-18 Agustus 2008 di Masjid Jajar Solo akan disiarkan online via Paltalk Room “salafiyin“.

Semoga diberi kemudahan.

Kajian Islam Ilmiah (Dauroh) - Umum (Putra & Putri)

Bersama Al-Ustadz Dzulqornain bin Muhammad Sanusi

 

Kajian insyaAllah akan dilaksanakan pada;

Hari : Jum’at-Senin, 15-18 Agustus 2008

Jam : 08.30 - Selesai

Tempat : Masjid Jajar Surakarta

Materi;

  1. Fiqih Puasa (Shahih Bukhari)
  2. Asy-Syari’ah, Imam Al-Ajurri
  3. Bahjatul Qulubil Abror, Syaikh As-Sa’di
  4. Meluruskan Pemahaman tentang Bid’ah (Dari kitab Al I’tishom Imam Asy Syatibi)

Penyelenggara;

  • Yayasan Al-Madinah
  • Takmir Masjid Jajar
  • Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah

Informasi;

Arif 08121538967

Yasir 081931691230

Abu Mu’adz 08172847679

Abu ‘Athif 0271 7576679

Lokasi dapat dilihat di sini.

Semoga Alloh subhanahu wa ta’ala merahmatinya dan mengumpulkan dirinya kepada orang-orang yang dikasihi Robb jalla wa’ala.

Diriwayatkan Abdullah bin ‘Amr ibnul ‘Ash, katanya: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya dari hamba-hamba. Akan tetapi
Dia mencabutnya dengan diwafatkannya para ulama sehingga jika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, maka orang-orang mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Kemudian mereka ditanya, mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 100 dan Muslim no. 2673)
~~~~~~~~~~~~~~~~~

Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya bin Muhammad An-Najmi Mufti Daerah Jizaan
Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi bin Ali Al-Madkhali

Kedudukan ulama rabbani sangatlah tinggi dalam Dien yang mulia ini. Allah Ta’ala telah mengangkat derajat mereka dan memuji mereka dalam Tanzil-Nya. Demikian pula pujian datang lewat lisan Rasul-Nya dalam
mutiara-mutiara hikmah yang beliau tuturkan. Dan tidak ada yang tahu kadar ulama dan memuliakannya sesuai dengan apa yang berhak mereka dapatkan kecuali orang-orang yang mulia. Karena itu, sepantasnyalah bagi orang yang ingin mendapatkan kemuliaan untuk mengagungkan mereka lewat lisan dan tulisan, tidak melanggar kehormatan mereka dan tidak merendahkan mereka.

Kedudukan ulama rabbani sangatlah tinggi dalam Dien yang mulia ini. Allah Ta’ala telah mengangkat derajat mereka dan memuji mereka dalam Tanzil-Nya. Demikian pula pujian datang lewat lisan Rasul-Nya dalam mutiara-mutiara hikmah yang beliau tuturkan. Dan tidak ada yang tahu kadar ulama dan memuliakannya sesuai dengan apa yang berhak mereka dapatkan kecuali orang-orang yang mulia. Karena itu, sepantasnyalah bagi orang yang ingin mendapatkan kemuliaan untuk mengagungkan mereka lewat lisan dan tulisan, tidak melanggar kehormatan mereka dan tidak merendahkan mereka. Telah datang ayat-ayat Qur`an, hadits-hadits nabawiyah dan atsar-atsar pilihan yang berisi larangan dari perbuatan tersebut. Satu dari ulama rabbani yang memiliki hak untuk kita muliakan adalah As-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi, seorang alim yang sekarang menjadi mufti di daerah Jizaan. Salah seorang murid beliau, As-Syaikh Muhammad bin Hadi bin Ali Al-Madkhali menuturkan secara ringkas cerita hidup beliau sebagaimana dinukilkan dalam Ibrah kali ini. Semoga semangat ilmiah dan amaliyah beliau dapat menjadi ibrah bagi kita.

NAMA DAN NASAB BELIAU

Beliau adalah Asy-Syaikh Al-Fadlil Al-Allamah, Al-Muhaddits, Al-Musnad, Al-Faqih, mufti daerah Jizaan, pembawa bendera sunnah dan hadits di sana. As-Syaikh Ahmad bin Yahya bin Muhammad bin Syabir An-
Najmi dari keluarga Syabir dari Bani Hummad, salah satu kabilah yang terkenal di daerah Jizaan.

Read the rest of this entry »

InsyaAllah dauroh 18-20 April 2008 akan disiarkan online via audio streaming Radio Jajar.

Kami mohon maaf jika nanti tidak semua kajian dapat disiarkan langsung, karena keterbatasan pada Panitia.

Semoga diberi kemudahan.

Info Dauroh 18-20 April 2008

Kajian Islam (Dauroh) - Umum (Putra & Putri)

Bersama Al-Ustadz Dzulqornain bin Muhammad Sanusi

Dauroh insyaAllah akan dilaksanakan pada;

Hari : Jum’at-Ahad, 18-20 April 2008

Jam : 08.00 - Selesai

Tempat : Masjid Jajar Surakarta

Materi;

  1. Bulughul Maram
  2. Asy-Syari’ah, Imam Al-Ajurri rahimahullah ta’ala
  3. Bahjatul Qulubil Abror
  4. Aqidah para Imam Kaum Muslimin (dari ucapan Imam Quthoibah bin Sa’ad Al-Balkhi rahimahullah ta’ala)

Penyelenggara;

  • Yayasan Al-Madinah
  • Takmir Masjid Jajar
  • Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah

Informasi;

Arif 08121538967

Arwis 085642082929

Lokasi dapat dilihat di sini.